BREAKING NEWS

Polda Sumsel Laksanakan Pembinaan Humanis bagi Personel Pelanggar Disiplin dan Kode Etik

PALEMBANG|umardaninews.com — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga profesionalisme dan integritas internal institusi. Melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam), Polda Sumsel melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap personel Polri yang melakukan pelanggaran disiplin dan kode etik profesi, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan pembinaan yang berlangsung di Ruang Bhayangkara Sejati (BS) Bidpropam Polda Sumsel ini merupakan bagian dari upaya pembenahan internal yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Pembinaan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pembinaan Pegawai Polri yang melakukan pelanggaran disiplin dan kode etik, serta mengacu pada Rencana Kerja Bidpropam Polda Sumsel Tahun 2026.

Sejumlah personel dari satuan kerja jajaran Polda Sumsel yang tengah menjalani proses pembinaan mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib. Rangkaian kegiatan diawali dengan pendataan kehadiran serta pemeriksaan urine oleh tim Biddokkes Polda Sumsel. Dari hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Selanjutnya, para peserta menerima berbagai materi pembinaan yang bersifat menyeluruh. Di antaranya penyuluhan tentang bahaya narkoba yang disampaikan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan, pembinaan psikologi terkait pengelolaan stres dan kesehatan mental, serta pendalaman pemahaman mengenai disiplin dan kode etik profesi Polri oleh jajaran Bidpropam.

Tak hanya fokus pada aspek kedinasan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pembinaan rohani guna memperkuat nilai moral dan spiritual para peserta. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dari dalam diri personel untuk memperbaiki sikap dan perilaku, baik dalam kehidupan pribadi maupun saat menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Polda Sumsel berharap para personel yang mengikuti program dapat menjadikan proses tersebut sebagai momentum evaluasi dan perbaikan diri, sehingga ke depan mampu kembali menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, serta menjunjung tinggi etika dan disiplin Kepolisian.

Bidpropam Polda Sumsel menegaskan bahwa pembinaan internal akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang presisi, humanis, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.

( Red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image