BREAKING NEWS

Dr Sutan Nasomal Serukan Kesiapsiagaan Nasional, Kecam Dugaan Penggunaan Bom Termobarik di Gaza

JAKARTA | umardaninews.com— Pakar hukum internasional Sutan Nasomal menyampaikan pernyataan keras terkait eskalasi konflik global yang dinilainya berpotensi berdampak luas terhadap stabilitas dunia, termasuk Indonesia. Dalam keterangannya kepada sejumlah pemimpin redaksi media, Rabu (19/2/2026), ia mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesiapsiagaan nasional menghadapi kemungkinan dampak lanjutan konflik internasional.

Menurut Sutan Nasomal, situasi perang yang melibatkan Israel dan wilayah Palestina saat ini tidak bisa dipandang sebagai konflik regional semata. Ia menilai dinamika geopolitik yang terjadi berpotensi memicu ketegangan global yang lebih luas, sehingga negara-negara di dunia, termasuk Indonesia, perlu memperkuat kesiapan pertahanan dan strategi keamanan nasional.

Ia menegaskan bahwa kesiapan tersebut bukan berarti mendorong perang, melainkan langkah antisipatif menghadapi kemungkinan terburuk. “Negara harus siap dengan teknologi pertahanan modern dan sistem keamanan mutakhir, bukan hanya mengandalkan simbolik pertahanan masa lalu. Dunia sedang berada dalam situasi yang tidak menentu,” ujarnya.

Sutan juga menyoroti laporan media internasional yang menyebut dugaan penggunaan senjata termobarik dalam konflik tersebut. Ia menilai jika penggunaan senjata semacam itu benar terjadi, maka hal tersebut dapat dikategorikan sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip hukum humaniter internasional karena dampaknya yang sangat destruktif terhadap manusia dan lingkungan.

Ia menambahkan, komunitas internasional seharusnya bersikap tegas dan objektif terhadap setiap dugaan pelanggaran hukum perang tanpa memandang pihak mana pun. Menurutnya, penegakan hukum internasional harus dilakukan secara konsisten agar tidak menimbulkan preseden buruk dalam tata hubungan global.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa eskalasi konflik bersenjata berisiko memicu ketegangan antarnegara yang memiliki kekuatan militer besar, termasuk potensi keterlibatan negara pemilik senjata strategis. Karena itu, ia mendorong para pemimpin dunia untuk memprioritaskan jalur diplomasi dan perundingan damai guna mencegah meluasnya konflik.

Pernyataan Sutan Nasomal tersebut menambah deretan suara dari berbagai kalangan internasional yang menyerukan penghentian kekerasan dan penegakan prinsip kemanusiaan dalam konflik bersenjata. Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa perdamaian dunia hanya dapat terwujud apabila hukum internasional dihormati dan ditegakkan secara adil tanpa pengecualian.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image