Kader PPP Muara Enim Ikuti Bimtek Nasional, Perkuat Kapasitas dan Komunikasi Politik untuk Pelayanan Publik
MUARA ENIM| umardaninews.com— Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Muara Enim mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) nasional sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat kualitas sumber daya kader, baik dari sisi karakter, pemahaman ideologi, maupun kemampuan komunikasi politik.
Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus konsolidasi internal partai agar para kader mampu menjalankan peran politik secara lebih profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain memperdalam wawasan regulasi dan strategi politik, peserta juga dibekali materi penguatan peran legislator serta teknik komunikasi publik yang efektif.
Salah satu peserta yang juga Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PPP Muara Enim menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk keseriusan partai dalam menyiapkan kader yang solid dan kompeten.
“Ya, siap,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi pada Minggu (15/2/2026).
Dorong Kompetensi dan Implementasi Nyata
Bimtek rutin digelar sebagai upaya memastikan kader memiliki kemampuan yang relevan dengan dinamika politik yang terus berkembang. Tidak hanya bersifat teoritis, materi yang diberikan diarahkan agar dapat langsung diimplementasikan dalam kerja nyata di lapangan, terutama dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Melalui pembekalan ini, kader diharapkan semakin memahami posisi strategisnya sebagai penghubung antara rakyat dan kebijakan, sehingga mampu berkontribusi dalam keberhasilan program pembangunan daerah.
Perkuat Soliditas Partai
Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat solidaritas internal serta menegaskan komitmen PPP sebagai partai yang dekat dengan rakyat. Dengan peningkatan kualitas kader, partai menargetkan pelayanan publik yang lebih optimal sekaligus memperkuat kepercayaan konstituen di berbagai tingkatan.
Sejumlah anggota DPRD Fraksi PPP Kabupaten Muara Enim yang turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Nino Andrian, Mualimin Fajarudin, Suprianto, Yudhistira Dwi Putra, dan Muhammad Napoleon. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kapasitas kader sebagai fondasi penguatan organisasi dan pelayanan masyarakat.
( Evan