Pemkot Prabumulih Dorong Industri Kreatif Lokal lewat Pelatihan Batik Cap Motif Nanas
Pembukaan pelatihan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Prabumulih yang diwakili Asisten III Setda Kota Prabumulih, Drs. Amilton. Turut hadir Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj. Linda Apriana Arlan, Staf Ahli TP PKK Nuning Mulya Franky, jajaran Staf Ahli Wali Kota, Wakil Pimpinan Bank Sumsel Babel Ratna Widyawati, perwakilan Bank BRI Budi Santosa, perwakilan General Manager Pertamina EP Prabumulih Field, Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda, serta seluruh pengurus Dekranasda Kota Prabumulih.
Dalam sambutannya, Asisten III Drs. Amilton menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan batik cap tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam mendukung pemberdayaan UMKM sekaligus melestarikan budaya batik daerah dengan menghadirkan motif nanas sebagai identitas khas Kota Prabumulih.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta mampu menghasilkan produk batik bermotif nanas yang berkualitas, memiliki nilai jual tinggi, serta mampu bersaing di pasar lokal hingga nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengembangan batik motif nanas tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan pelaku usaha, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bentuk pelestarian nanas yang telah menjadi ikon, identitas, dan kekayaan alam Kota Prabumulih, pemerintah kota berkomitmen mengembangkan wastra batik dengan motif nanas sebagai ciri khas daerah. Batik tersebut dirancang agar memiliki harga yang terjangkau sehingga dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pemerintah Kota Prabumulih juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik dari sektor pemerintah maupun swasta, untuk bersama-sama mendukung dan melestarikan penggunaan kain batik motif nanas khas Kota Prabumulih sebagai wujud kebanggaan terhadap produk lokal.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, perbankan, BUMN, dan masyarakat, batik motif nanas diharapkan dapat menjadi salah satu produk unggulan daerah yang memperkuat identitas Kota Prabumulih di tingkat regional maupun nasional.
( Ovi)