Rumah Ditinggal Yasinan Dibobol Maling, Warga Tanjung Raja Selatan Rugi Rp412 Juta
OGAN ILIR| umardaninews.com — Aksi pencurian dengan pemberatan kembali meresahkan warga Kabupaten Ogan Ilir. Kali ini, sebuah rumah di Desa Tanjung Raja Selatan, Kecamatan Tanjung Raja, dibobol maling saat pemiliknya meninggalkan rumah untuk menghadiri acara yasinan di Kota Palembang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam, 1 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB. Korban diketahui berinisial S.Y.A. (43), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdomisili di Jalan Lintas Timur, Desa Tanjung Raja Selatan.
Kapolsek Tanjung Raja, AKP ZahirIN, mengungkapkan bahwa korban meninggalkan rumah dalam kondisi terkunci. Namun, setibanya kembali ke rumah, korban mendapati salah satu jendela dalam keadaan terbuka dan rusak, menandakan adanya aksi pembobolan.
“Korban melihat kondisi rumah sudah tidak seperti semula. Kamar dalam keadaan berantakan, pintu kamar serta lemari rusak dan terbuka, sementara perhiasan emas yang disimpan telah hilang,” ujar AKP ZahirIN.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang sangat besar. Barang-barang berharga yang raib antara lain 23 suku emas, uang tunai sebesar Rp20 juta, satu unit handphone Realme C30 warna biru, serta satu unit handphone Nokia 105. Total kerugian ditaksir mencapai Rp412.800.000.
Menindaklanjuti laporan korban, personel Polsek Tanjung Raja langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sejumlah barang bukti telah diamankan guna mendukung proses penyelidikan.
“Petugas telah mengamankan beberapa barang bukti berupa satu kantong plastik warna oranye, lima dompet emas, serta satu kotak handphone Realme C30. Saat ini penyelidikan masih terus berjalan,” jelas Kapolsek.
Pihak kepolisian kini tengah memeriksa saksi-saksi dan mendalami petunjuk yang ditemukan di TKP untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku. Kasus ini ditangani dengan sangkaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 363 KUHP.
AKP ZahirIN menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja maksimal untuk mengungkap pelaku dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami mengimbau warga agar lebih waspada, memastikan rumah benar-benar aman saat ditinggalkan, serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” pungkasnya.
( Red)