BREAKING NEWS

Sinergitas TNI–Polri dan Pemda, Gotong Royong di Simpang Lima Talang Ubi Perkuat Kepedulian LingkunganPALI — Semangat kebersamaan kembali terasa hangat di tengah masyarakat saat personel TNI, Polri, dan pemerintah daerah bersatu dalam kegiatan gotong royong di kawasan Simpang Lima Pendopo, wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Jumat (13/2/2026) pagi.Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan tugu Simpang Lima dan area sekitarnya yang menjadi salah satu titik pusat aktivitas warga. Aksi bersih lingkungan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Nomor 14/II/2026 tentang pelaksanaan gotong royong kebersihan fasilitas publik.Keterlibatan lintas instansi dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya sinergitas antar lembaga dalam menjaga fasilitas umum sekaligus mempererat hubungan sosial dengan masyarakat. Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi yang memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap ruang publik.Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, menegaskan bahwa gotong royong bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan.Menurutnya, fasilitas publik seperti Simpang Lima Pendopo merupakan ruang sosial yang harus dijaga bersama agar tetap nyaman, aman, dan representatif bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia juga menyampaikan pesan Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, yang menekankan bahwa budaya gotong royong adalah fondasi penting dalam memperkuat solidaritas sosial.“Gotong royong bukan hanya tradisi, tetapi juga strategi sosial untuk membangun kepercayaan publik dan memperkuat stabilitas kamtibmas. Kehadiran aparat negara bersama masyarakat dalam kegiatan sosial akan menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan keamanan wilayah,” ujarnya.Dari perspektif keamanan dan pelayanan publik, kegiatan seperti ini dinilai efektif membangun citra humanis aparat sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat. Pendekatan sosial tersebut diyakini mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas melalui peningkatan kepercayaan serta kedekatan emosional antara warga dan aparat.Kegiatan gotong royong berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dalam situasi aman, tertib, dan penuh keakraban. Momentum ini diharapkan menjadi contoh berkelanjutan dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong sebagai identitas sosial masyarakat Kabupaten PALI.

PALI| umardaninews.com— Semangat kebersamaan kembali terasa hangat di tengah masyarakat saat personel TNI, Polri, dan pemerintah daerah bersatu dalam kegiatan gotong royong di kawasan Simpang Lima Pendopo, wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Jumat (13/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan tugu Simpang Lima dan area sekitarnya yang menjadi salah satu titik pusat aktivitas warga. Aksi bersih lingkungan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Nomor 14/II/2026 tentang pelaksanaan gotong royong kebersihan fasilitas publik.

Keterlibatan lintas instansi dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya sinergitas antar lembaga dalam menjaga fasilitas umum sekaligus mempererat hubungan sosial dengan masyarakat. Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi yang memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap ruang publik.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, menegaskan bahwa gotong royong bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Menurutnya, fasilitas publik seperti Simpang Lima Pendopo merupakan ruang sosial yang harus dijaga bersama agar tetap nyaman, aman, dan representatif bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia juga menyampaikan pesan Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, yang menekankan bahwa budaya gotong royong adalah fondasi penting dalam memperkuat solidaritas sosial.

“Gotong royong bukan hanya tradisi, tetapi juga strategi sosial untuk membangun kepercayaan publik dan memperkuat stabilitas kamtibmas. Kehadiran aparat negara bersama masyarakat dalam kegiatan sosial akan menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan keamanan wilayah,” ujarnya.

Dari perspektif keamanan dan pelayanan publik, kegiatan seperti ini dinilai efektif membangun citra humanis aparat sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat. Pendekatan sosial tersebut diyakini mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas melalui peningkatan kepercayaan serta kedekatan emosional antara warga dan aparat.

Kegiatan gotong royong berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dalam situasi aman, tertib, dan penuh keakraban. Momentum ini diharapkan menjadi contoh berkelanjutan dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong sebagai identitas sosial masyarakat Kabupaten PALI.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image