Tribun Lapangan Sepak Bola Talang Nangka Ambruk, Proyek Rp1,18 Miliar Disorot Publik
Berdasarkan informasi yang beredar, pembangunan tribun beserta fasilitas pendukung lapangan itu bersumber dari APBD Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak sekitar Rp1.181.150.000. Proyek tersebut dikerjakan oleh pihak kontraktor pelaksana melalui dinas terkait di lingkungan pemerintah daerah.
Struktur Rusak, Warga Khawatir Keselamatan
Pantauan di lokasi menunjukkan bagian rangka baja tribun roboh, sementara lembaran atap tampak terlepas dan berserakan. Kondisi ini dinilai berbahaya karena lapangan tersebut masih sering digunakan masyarakat untuk aktivitas olahraga maupun kegiatan sosial.
Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran jika area itu tidak segera diamankan. Mereka menilai bangunan yang baru selesai seharusnya masih dalam kondisi prima, bukan justru mengalami kerusakan struktural yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.
Dugaan Lemahnya Kualitas dan Pengawasan
Kerusakan dini pada proyek bernilai lebih dari satu miliar rupiah ini memunculkan dugaan adanya masalah pada kualitas material, metode konstruksi, atau pengawasan teknis selama proses pengerjaan. Warga menilai proyek publik dengan nilai besar semestinya memenuhi standar konstruksi yang ketat serta melalui uji kelayakan sebelum dinyatakan selesai.
Sorotan publik juga mengarah pada transparansi pelaksanaan proyek, mulai dari tahap perencanaan, spesifikasi teknis, hingga proses serah terima pekerjaan. Mereka meminta pihak berwenang tidak sekadar melakukan perbaikan, tetapi juga mengaudit menyeluruh untuk memastikan penyebab kerusakan.
Desakan Audit dan Tanggung Jawab
Masyarakat mendesak instansi terkait segera turun langsung melakukan pemeriksaan lapangan serta menutup sementara area tribun demi keselamatan. Selain itu, publik berharap kontraktor pelaksana bertanggung jawab penuh apabila kerusakan terbukti disebabkan oleh kelalaian atau kualitas pekerjaan yang tidak sesuai standar.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi teknis terkait mengenai penyebab pasti ambruknya struktur tribun tersebut.
Catatan Redaksi: Kasus ini kembali menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap proyek infrastruktur publik. Selain menyangkut penggunaan anggaran negara, kualitas pembangunan juga berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat yang memanfaatkannya.